Teropong
Kegiatan Remaja Masjid Nurul Muttaqin kali ini, meliput khususnya pada acara muslimah
yaitu Kreativitas Muslimah (KREAMUS) yang dilaksanakan hari jumat, dengan tema
pembuatan Paper Quiling yang pandu oleh ustadzah Dewi Asmoro Wulan. Kreativitas
Muslimah ini merupakan serangkaian kegiatan yang memberikan inovasi baru kepada
para muslimah untuk menggali kemampuan yang tersimpan dalam tiap seorang
muslimah. Antusias peserta jumat sore terlihat bergejolak saat peserta di bagi
menjadi beberapa kelompok dan diberikan gambaran bagaimana tehnik pembuatan
paper quiling yang memiliki harga jual tinggi. Bahan-bahan yang digunakan
meliputi kertas HVS warna, lem kayu, penggaris, gunting, silet, dan pot bunga
kecil.
Berbekal
bahan-bahan yang tegolong murah dan mudah didapat. Akhirnya, kertas yang
berkolaborasi dengan kreativitas para
peserta tersebut bisa disulap menjadi beberapa bentuk perhiasan cantik dan
memiliki nilai keguanaan tersendiri.
Nah, bagi sobat
Muslimah yang pingin jadi super kreatif, don’t forget tuk join with us dalam
kegiatan Kreativitas Muslimah. Selain Kreativitas Muslimah, ada juga forum
lainnya yaitu Kajian Umum Islam yang dilaksanakan setiap hari minggu pukul
16.00 ,selain itu ada kajian khusus muslimah loo sobat yang membahas mengenai
kajian fiqh islam dan berita-berita yang
lagi factual n aptudate yang tentunya sesuai dengan moment-moment tertentu yang
dilaksanakan setiap hari Jumat sore pukul 16.00 di Masjid Nurul Muttaqin Jln.
Baturaden V No.55. Ok, sobat tetap
fastabiqul khoirot iya. Fighting!!!
^_^
~EDISI 11/NOVEMBER 2012~
1:44 AM
Posted by
Unknown
Assalamu’alikum Wr. Wb.
A’er tambah keren aja
n… kaya’nya akan jauh lebih keren kalau A’er nambahin artikel tentang fiqh
wanita dan artikel tentang hukum-hukum yang berhubungan dengan kegiatan wanita.
Trims
Wassalamu’alaikum Wr.
Wb.
From: R. Emilia (Angk
’12- Prodi Bahasa Komunikasi Pariwisata- Poltek Jember)
Wa’alaikumsalam Wr. Wb.
Jazakillah ukhti Emilia
atas tanggapan & masukannya. Insya’Allah ntar bahasan terkait wanita bisa
Aer masukan di rubrik Qishah atau di rubrik lainnya ketika Aer mengusung tema
seputar wanita. Oya, ukhti juga bisa nyimak Teropong Remas yang liputannya
about muslimah. Ada kajian muslimah yang ngebahas tentang tsaqofah Islam
seputar wanita n ada pula kreativitas muslimah yg oke punya! Akan lebih asyik ketika bisa ikutan acaranya
langsung... Okey…. Keep your spirit up tuk belajar islam agar menjadi wanita
shalihah, yah?! :)
1:38 AM
Posted by
Unknown
Assalamu’alaikum Wr.
Wb.
Alhamdulillah segala puji
bagi Allah yang masih memberikan kesempatan tuk kita to live in this world, yang berarti kita masih diberi kesempatan
tuk perbaikan diri. Shalawat n salam moga tetap tercurah kepada Rasulullah saw,
keluarganya, sahabat dan kaum muslimin yang tetap istiqomah di jalan Allah. Team
A’er juga wanna say thank you sooo much
atas kesetiaan sobat semua untuk membaca bulletin A’er hingga edisi Nov ’12 ini.
Sobat A’er, nggak
terasa nich kita telah memasuki tahun
baru 1434 H. Ini mengingatkan kita pada sekitar 14 abad yang lalu dari
hijrahnya Rasulullah & kaum muslimin dari Makkah ke Madinah. Lewat rubrik
Oase Iman kali ini, temukan the magic
power dari refleksi hijrah untuk perubahan kita menuju insan yang mulia di
sisi Allah. Anyway, Dalam hidup
biasanya ada yang kita jadikan hero, teladan n idola yang banyak berpengaruh
thd hidup kita. Supaya nggak salah dalam memilih “who will become my hero?”, simak di Fikrul Islam. Adapun untuk
Dunis, ada yang special sobat! Rohingya people yang ditulis in English. Nggak kalah keren pula untuk
Qishah, sosok Muhammad Al Fatih moga dapat menginspirasi gimana sih semestinya
generasi muda Islam agar jadi sosok yang tangguh. Di bagian akhir, untuk
Teropong Remas, kita bisa flash back
gimana muslimahnya beraksi membuat berbagai hiasan n pernak-pernik cantik dari
kertas krep.
Over all, lengkap sudah sajian dari
buletin Ar-Rayyan edisi kali ini. Moga2 kehadiran Aer dapat menjadi jalan untuk
mendapatkan hidayah dari Allah. Amiin… be-te-we, masukan dari berbagai pihak
tetap kita tunggu lho demi perbaikan Aer dari waktu ke waktu. Key?!
See
u in the next edition. Insya’Allah…
Wassalamu’alaikum Wr.
Wb.
1:36 AM
Posted by
Unknown
Apa ya yang
tertangkap oleh “Teropong Remas” edisi kali ini? Ah, ini dia… banyak kegiatan
remas Nurul Muttaqin, Jember yang so interesting untuk di simak… Berikut beberapa diantaranya.
First,
Ramadhan in School…
Masih inggat moment Ramadhan tahun
ini…? Apa kesan yang masih ada bersama kita? Alhamdulillah jika itu berupa
peningkatan amal ibadah kita kepada Allah. DI bulan amadhan, biasanya banyak
sekali aktivitas keislaman yang dilakukan. Tak ketinggalan Ar Rayyan. Tim A’er went to School lho… eh, ngapain aja ke
sekolah? Sebagai bentuk kepedulian A’er terhadap kondisi pemuda Islam saat ini,
khususnya siswa-siswi di sekolah, Aer telah menjalin kerjasama dengan
sekolah-sekolah di SMA di Jember untuk menyelenggarakan kegiatan keislaman di
bulan Ramadhan dalam bentuk “Ramadan in
School”. Acaranya oke punya, menarik antusiasme siswa untuk mengkaji
tsaqofah Islam. Ada pemutaran film islami, game islami, baca Qur’an bareng, and
diskusi-diskusi keislaman lainnya.

Kegiatan
ini nggak hanya di bulan Ramadhan saja, kerjasama A’er dengan pihak sekolah
insya’Allah akan ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan keislaman lainnya di
bulan-bulan yang lain.
Ramadhan in School ini diantaranya telah diadakan di SMK Mandala Jember dengan SMA Darussalam
Jember.
Bagaimana dengan
di sekolahmu? Semoga jangkauan A’er bias lebih luas lagi, hingga sobat A’er
bisa beraktivitas keislaman bersama dengan A’er di sekolah.
Second, Muslimah
Creativity: Rainbow Cake
Para muslimahnya nggak ketinggalan juga… selain
otaknya bisa dibilang encer, paham tsaqofah Islam, juga cool lho… pandai buat
kue! Hmmm, so delicious… yummy! Rainbow cake (kue pelangi) melihatnya bisa
bikin hati tambah ceria seperti melihat pelangi di langit. Apalagi waktu
merasakannya, mak nyyuss deh… Kue nya tampak wah, dan ternyata buatnya sangat simple sobat, dengan bahan-bahan yang
mudah dijangkau lagi! Acara kreativitas
ini dilaksanakan waktubulan Ramadhan tahun ini, yang menjadi serangkaian dari
kegiatan Premass Nurul Muttaqin dalam mengisi Ramadhan tahun ini. Setelah
seharian menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu, alangkah nikmatnya ketika
berbuka sambil mencicipi kue pelangi ala muslimah shalehah :) (btw, kok hanya
mencicipi? Hehe… iya, soalnya bagi-bagi dengan saudaranya :)) Indahnya berbagi
di bulan Ramadhan. SOOO sweet dech… semanis Rainbow
cake buatannya. ^_
~ EDISI 10/Oktober 2012~
1:30 AM
Posted by
Unknown

Taukah sobat semua, pada sebuah penelitian ilmiah yang diberitakan oleh sebuah majalah sains terkenal, Journal of Plant Molecular Biologies, menyebutkan bahwa sekelompok ilmuwan yang mengadakan penelitian mendapatkan suara halus yang keluar dari sebagian tumbuhan khatulistiwa yang tidak bisa didengar oleh telinga biasa. Suara tersebut berhasil disimpan dan direkam dengan sebuah alat perekam tercanggih yang pernah ada. Juga ketika lafad Allah terdengar, getaran di atas suara (ultrasonic/ultra sound) tersebut berubah menjadi gelombang elektrik optik yang dapat ditangkap oleh monitor. Mukjizat ini membuat seorang ilmuwan terkenal Amerika memilih masuk Islam.
Para ilmuwan ini selama tiga tahun melakukan penelitian dan melihat fenomena seperti ini membuat mereka tercengang sangat terheran-heran. Para ilmuwan berhasil menganalisis denyutan atau detak suara tersebut sehingga menjadi isyarat-isyarat yang bersifat cahaya elektrik (kahrudhoiyah) dengan sebuah alat canggih yang bernama oscilloscope. Denyutan cahaya elektrik ini dapat diubah menjadi gelombang elektrik optik dan lebih dari 1000 kali dalam satu detik per sekon berulang-ulang.
Prof. William Brown (alm.) yang memimpin para pakar sains untuk mengkaji fenomena tersebut mengisyaratkan setelah dicapainya hasil bahwasanya tidak ada yang sanggup memberikan penafsiran ilmiah atas fenomena tersebut.
Saat tim ini membuktikan penemuan mereka di hadapan sebuah tim peneliti Inggris, kebetulan dalam tim itu ada seorang yang beragama Islam. Setelah melakukan uji coba selama lima hari, ilmuwan Inggris juga menjadi terkagum-kagum dengan apa yang mereka lihat. Namun, ilmuwan muslim ini mengatakan bahwa hal ini sudah diyakini oleh kaum muslimin sejak 1400 tahun yang lalu.
Mereka yang mendengar ucapan itu memintanya untuk lebih jauh menjelaskan masalah yang disebutnya. Ia kemudian membaca ayat dalam Al Qur’an yang berbunyi:
“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS: Israa’: 44).
Tidaklah suara denyutan halus tersebut melainkan lafadz jalalah (nama Allah Subhanahu wa Ta’ala) sebagaimana tampak dalam layar. Maka keheningan dan keheranan yang luar biasa menghiasi aula dimana ilmuwan tersebut berbicara.
Subhanallah, Maha Suci Allah! Ini adalah salah satu mukjizat dari sekian mukjizat agama yang haq ini! Segala sesuatu bertasbih mengagungkan nama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Akhirnya orang yang bertanggung jawab terhadap penelitian ini, yaitu Profesor William Brown menemui sang ilmuwan muslim untuk mendiskusikan tentang agama yang dibawa oleh seorang Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) sebelum 1400 tahun lalu tentang fenomena ini. Maka ilmuwan tersebut pun menerangkan kepadanya tentang Islam, setelah itu ia memberikan hadiah Al-Qur’an dan terjemahnya kepada sang profesor.
Selang beberapa hari setelah itu, Profesor William mengadakan ceramah di Universitas Carnegie Mellon, ia mengatakan: “Dalam hidupku, aku belum pernah menemukan fenomena semacam ini selama 30 tahun menekuni pekerjaan ini, dan tidak ada seorang ilmuwan pun dari mereka yang melakukan pengkajian yang sanggup menafsirkan apa makna dari fenomena ini.” “Begitu pula tidak pernah ditemukan kejadian alam yang bisa menafsirinya. Akan tetapi satu-satunya tafsir yang bisa kita temukan adalah dalam Al-Qur’an. Hal ini tidak memberikan pilihan lain buatku selain mengucapkan Syahadatain”
Profesor ini telah mengumumkan Islamnya dihadapan para hadirin yang sedang terperangah. Kemuliaan hanyalah bagi Islam, ketika seorang ilmuwan sadar dari kelalaiannya, dan mengetahui bahwa agama yang haq ini adalah Islam.
~EDISI 10/OKTOBER 2012~
1:37 AM
Posted by
Unknown
Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al Marwazi lahir pada tahun 118 H/736 M. Ia adalah seorang ahli hadits yang terkemuka dan seorang petapa termasyhur. Ia sangat ahli di dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan, antara lain di dalam bidang gramatika dan kesusastraan. Ia adalah seorang saudagar kaya yang banyak memberi bantuan kepada orang-orang miskin. Ia meninggal dunia di kota Hit yang terletak di tepi sungai Euphrat pada tahun 181 H/797 M.
Abdullah bin al-Mubarak hidup di Mekkah. Pada suatu waktu, setelah menyelesaikan ritual ibadah haji, dia tertidur dan bermimpi melihat dua malaikat yang turun dari langit. "Berapa banyak yang datang tahun ini?" tanya malaikat kepada malaikat lainnya. "600.000," jawab malaikat lainnya. "Berapa banyak mereka yang ibadah hajinya diterima?" "Tidak satupun."
Percakapan ini membuat Abdullah gemetar. "Apa?" aku menangis. "Semua orang-orang ini telah datang dari belahan bumi yang jauh, dengan kesulitan yang besar dan keletihan di sepanjang perjalanan, erkelana menyusuri padang pasing yang luas, dan semua usaha mereka menjadi sia-sia?"
"Ada seorang tukang sepatu di Damaskus yang dipanggil Ali bin Mowaffaq." Kata malaikat yang pertama. "Dia tidak datang menunaikan ibadah haji, tetapi ibadah hajinya diterima dan seluruh dosanya telah diampuni."
Ketika Abdullah bin Mubarak mendengar hal ini, dia terbangun dan memutuskan untuk pergi menuju Damaskus dan mengunjungi orang ini. Dia pergi ke Damaskus dan menemukan tempat dimana Ali bin Mowaffaq tinggal. Ia pun menyapanya dan Ali bin Mowaffaq keluar. " Siapakah namamu dan pekerjaan apa yang kau lakukan?" tanyanya. "Aku Ali bin Mowaffaq, penjual sepatu. Siapakah namamu?" Kepadanya berkata bahwa dia Abdullah bin al-Mubarak. Kemudian Ali bin Muwaffaq tiba-tiba menangis dan jatuh pingsan.
Ketika ia sadar, Abdullah memohon agar ia bercerita. Ali bin Mowaffaq mengatakan: "Selama 40 tahun aku telah rindu untuk melakukan perjalanan haji ini. Aku telah menyisihkan 350 dirham dari hasil berdagang sepatu. Tahun ini aku memutuskan untuk pergi ke Mekkah, sejak istriku mengandung. Suatu hari istriku mencium aroma makanan yang sedang dimasak oleh tetangga sebelah, dan memohon kepadaku agar ia bisa mencicipinya sedikit. Aku pergi menuju tetangga sebelah, mengetuk pintunya kemudian menjelaskan situasinya. Tetanggaku mendadak menagis. "Sudah tiga hari ini anakku tidak makan apa-apa," katanya. "Hari ini aku melihat keledai mati tergeletak dan memotongnya kemudian memasaknya untuk mereka. Ini bukan makanan yang halal bagimu." Hatiku serasa terbakar ketika aku mendengar ceritanya. Aku mengambil 350 dirhamku dan memberikan kepadanya. "Belanjakan ini untuk anakmu," kataku. "Inilah perjalanan hajiku."
"Malaikat berbicara dengan nyata di dalam mimpiku," kata Abdullah, "dan Penguasa kerajaan surga adalah benar dalam keputusanNya."
*********
Kisah di atas diambil dari buku "Warisan Para Awliya" karya Farid al-Din Attar.
~EDISI 10/OKTOBER 2012~
1:04 AM
Posted by
Unknown