TOP NEWS

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. " (QS. An Nahl : 125)

February 12, 2013

MUSLIMAH DAN JILBAB YANG SYAR’I

Diasuh Oleh: Ustadz Fitrani Haryadi, SE

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum wr. wb.
    Ustadz, mohon dijelaskan secara lebih detail bagaimana jilbab atau pakaian muslimah yang benar sesuai dalam Islam? Jazakallah.

[Pertanyaan senada dari kiriman surat pembaca oleh Nur Ika dan beberapa siswa lainnya (SMA N Plus Sukowono), siswa SDIT Al Hikmah, dan Muhammad Haris (TKJ. SMK Negeri 2 Jember)]   

Wa’alaikum salam wr. wb.
Segala puji hanyalah milik Allah, Sholawat dan salam semoga terlimpahkan kepada uswah kita rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat serta kaum muslimin. Amma ba’du.
Sobat muslim yang dirahmati Allah, Mungkin kita pernah mendengar lagu qosidah yang berjudul “Jilbab Putih” yang sangat populer hingga sekarang. Dalam lagu tersebut yang dimaksud dengan jilbab putih adalah kain kerudung yang dipakai oleh muslimah pada umumnya yang berwarna putih. Disebagian besar masyarakat kita juga memahami bahwa apa yang disebut jilbab adalah kain kerudung, mungkin termasuk kalian, menyebut kerudung yang biasa kalian pakai dengan sebutan jilbab. Sudah tepatkan penyebutan istilah jilbab untuk kain kerudung yang biasa dipakai oleh muslimah? mari kita tinjau berdasarkan pedoman hidup kita yaitu Al-Quran dan Al Hadis. 
 
Sobar aer, bagi seorang muslimah ketika dia berjalan di jalanan umun (di luar rumah) terdapat pakaian tertentu yang telah ditetapkan oleh syari’at. Seorang muslimah tidak cukup hanya dengan memakai pakaian penutup-seperti celana panjang dan pakaian lengan panjang misalnya-meskipun pakaian tersebut sudah dapat menutup aurat. Ia tidak layak keluar rumah jika masih menggunakan pakaian tersebut. Sebab, untuk kondisi di hayatul ‘am (kehidupan umum), terdapat pakaian tertentu yang wajib secara syar’i dipakai oleh seorang wanita. Pembahasan tentang penutup aurat berbeda dengan pembahasan pakaian wanita dalam kehidupan umum (diluar rumah). Pakaiaan wanita yang dipakai saat keluar rumah terdiri dari pakaian bagian atas (khimar/kerudung) dan pakaian bagian bawah (Jilbab). istilah Jilbab bisa kita temukan didalam Al-Quran Surat Al Ahzab (33) ayat 59:
“Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
 
Yang dimaksud jilbab dalam ayat tersebut adalah bermakna milhafah (baju kurung) atau kain apa saja yang dapat menutupi seluruh bagian tubuh. di dalam kamus Al-Muhith dinyatakan demikian :
Jilbab itu laksana sirdab (terowongan) atau sinmar (lorong) yakni pakaian yang longgar bagi wanita selain baju kurung atau kain apa saja yang dapat menutupi pakaian kesehariannya seperti halnya baju kurung.
 
Sedangkan dalam kamus Ash-Shahhah, Al-Jawhari menyatakan :
Jilbab adalah kain panjang dan longgar (milhafah) yang sering disebut mula’ah (baju kurung)
 
Pengertian tersebut sesuai dengan riwayat yang telah dikemukakan dari Ibn ‘Abas yang menyatakan bahwa jilbab adalah kain luar yang berfungsi untuk menutupi (pakaian keseharian wanita) dari atas sampai bawah. Dari beberapa pengertian diatas dapat kita pahami bahwa jilbab adalah pakaian wanita yang longgar yang menutupi seluruh tubuh mulai dari leher hingga ujung kaki baik dengan model terusan atau potongan yang menutupi pakaian dalam. 
 
Sedangkan istilah “khimar” atau pakaian bagian atas, hal ini sebagaimana termaktub didalam Al-Qur’an surat An-Nur ayat 31:
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya,”
Maksudnya hendaklah para wanita menghamparkan kain penutup kepalanya di atas leher dan dadanya agar lipatan pakaian dalam dan pakaian luar pada leher dan dadanya tersemunyi.
 
Agar tidak terlihat lekuk tubuh saat tertiup angin atau karena terkena sinar matahari maka hendaknya seorang wanita mengenakan mihnah, yaitu pakaian bagian dalam wanita yang biasa dipakai di dalam rumah (seperti kulot, daster, legging dll). Pakaian ini hanya boleh dipakai di dalam rumah yang hanya ada mahramnya saja dan jika keluar rumah maka pakaian ini harus ditutup dengan jilbab. Dengan demikian, pakaian muslimah yang ideal untuk dipakai keluar rumah terdiri atas mihnah (pakaian bagian dalam), Jilbab (pakaian luar bagian bawah), dan khimar (pakaian luar bagian atas/kerudung).
 
Sobar aer, mungkin bagi sebagian orang pakaian tersebut kurang populer dan mereka anggap terlalu “ribet” sehingga membatasi ruang gerak wanita dengan mobilitas tinggi, mereka ingin model pakaian yang praktis, modis dan modern yang membuat mereka tampil percaya diri, na’udzubillah. Bagaimana bisa seorang wanita muslimah lebih percaya diri dengan memakai pakaian yang tidak nyar’i?. Kenyataannya memang demikan sehingga sekarang ini bermunculanlah model pakaian muslimah yang hanya sekedar mengikuti trend pasar tanpa memperhatian ketentuan syara’. Yakinlah sobat muslim, hanya dengan memakai pakaian yang sesuai dengan syari’at lah kalian akan mendapatkan kemuliaan di sisi-Nya. Semoga hidayah Allah senantiasa dekat dengan kita, Amin.
Wallau a’lam bish-showab

~Aer Edisi Februari 2013~
8:46 PM Posted by Ar rayyan 0

CINTA ITU……

Eeh,, udah februari aja, ada yang bilang nih bulan ini special, kok bisa? katanya sih bulan penuh cinta “Valentine’s Day”. Masak sih? Ngomongin soal “cinta”, kayaknya topik yang gak bakal ada abisnya. Kalo menurut shobat Aer sendiri, gimanah sih nanggepin soal “cinta”. Apa ia cinta itu mesti diungkapin? Kayak ABG jaman sekarang nich, kebanyakan remajanya udah pada pacaran, mirisnya.. anak SD-pun juga udah pacaran,,,  Astagfirullah. Makanya gak jarang saat perayaan “v-day” yang katanya merayakan hari kasih sayang ternyata Cinta dirayakan dengan kemaksiatan.

Pada kesempatan ini, Aer gak mau ngajak shobat menelusuri sejarah dan kronologi adanya peringatan ini yang jelas-jelas bukan berasal dari Islam. Dan tidak juga ingin membicarakan hukum mengikuti perayaan hari ini yang jelas juga gak boleh coz termasuk tashabuh/ meniru-niru orang kafir, Rasulullah bersabda “barang siapa menyerupai suatu kaum (kafir) maka ia termasuk golongan mereka” (HR Abu Dawud).

Aer yakin, shobat sudah banyak mendengar n membaca tentang itu semua. Hanya saja, Aer mau ngajak shobat untuk sedikit menyelami: apa sich cinta? Adakah cinta sejati? Dan cinta yang seperti apa yang haqiqi dalam Islam?

Shobat Aer, kalo dipikir-pikir nich, aktivitas nyatakan cinta dengan pacaran tuch gak ada manfaatnya, rugi pasti iya. Aktivitasnya aja banyak yang sia-sia, jalan bareng sambil gandengan, nonton bareng, telponan ngabisin pulsa, kalo yang cowok kebanyakan jadi tukang ojek, dll. Aktivitas kayak gitu gak lebih cuma buat nyenengin diri aja, apa coba kalo gak sia-sia? Buang-buang waktu, tenaga, pikiran, duit cuma demi si dia yang statusnya masih gak jelas, suami bukan, istri bukan. Parahnya, banyak juga para gadis yang rela ngorbanin kehormatannya sampk MBA. Naudzubillah,, kalo udah kayak gini yg rugi sapa??

Bener banget kalau rasa cinta itu fitrah dan nggak pernah salah. Yang error itu ekspresi cinta kita yang menodainya. Pacaran nggak pernah membuat kita menemukan cinta yang sejati. Seberapapun lamanya kita menjalaninya nggak akan pernah kita menemukannya karena jalan yang kita ambil udah salah dari awal. Jalan yang melanggar aturan Allah dan Rasul-Nya nggak akan membawa ketenangan dan kebahagian, sehingga apapun yang kita jalani diatasnya nggak akan kuat dan nggak akan bertahan lama. Buktinya ya ikatan pacaran itu, yang bisa dengan mudah diputus sambung. Trus, kalo gitu ada gak cinta sejati?

Cinta sejati adalah cinta yang didasarkan kepada aturan Allah dan Rasul-Nya. Cinta yang didasari ketaatan kepada aturan Islam. Kecintaan kepada Allah inilah yang mengantarkan hamba kepada negeri yang hanya dapat dicapai setelah menjalani berbagai rintangan dan kesulitan. Dan dengan cinta inilah, seorang hamba meraih kedudukan dan derajat yang didambakan oleh setiap hamba yang shalih.

Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ada tiga perkara, yang barangsiapa perkara-perkara tersebut terdapat padanya, maka dia akan merasakan kelezatan iman, (yaitu) hendaknya Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai dari selain keduanya, hendaknya dia cinta kepada seseorang, tidaklah dia mencintainya kecuali karena Allah dan hendaknya dia benci untuk kembali kepada kekafiran sebagaimana dia benci untuk dilemparkan ke dalam neraka.”
Berikut ini beberapa ayat yang menjelaskan tanda-tanda kecintaan kepada Allah.
Di antaranya adalah firman Allah,
"Katakanlah, “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Ali ‘Imran: 31]

Selain itu, dari tanda kecintaan kepada Allah swt adalah mendahulukan Allah dan Rasul-Nya di atas segala perkara. Allah swt berfirman,
“Katakanlah, “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat-tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan Keputusan-Nya,” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” [At-Taubah: 24]

Dari tanda kecintaan hamba kepada Allah adalah benci kepada apa yang dibenci oleh Allah dan Rasul-Nya. Nah, shobat Aer semua,,, yuuukk luruskan niat, benahi cinta kita menuju pada cinta yang haqiqi, jangan sampek kita menyesal dan tersesat. Wallahu’alam bishshawab. ^_^ 


~Aer Edisi Februari 2013~
8:40 PM Posted by Ar rayyan 0

KEMANA KAN KAU LABUHKAN HATIMU?

Tuh kan… giliran ngomongin melabuhkan hati, langsung melek semua... heheh...
Sobat A-eR, berbicara tentang remaja emang always jadi hal yang menarik untuk dibahas. Sobat A-eR sendiri juga bisa ngrasain betapa pada masa-masa ini ada banyak perubahan yang sedang terjadi pada kalian. Nah, Alangkah sayangnya kalau usia muda kita yang penuh vitalitas, kegembiraan, keoptimalan fisik, kecerdasan akal dan juga ketinggian semangat tersebut hilang begitu saja gara-gara salah melangkah dalam menjalani masa remaja. Salah satu topik remaja yang saat ini lagi cetar membahana badai terpampang jelas seluruh nusantara adalah persoalan melabuhkan hati. <3 Hmmm… kemana antum selama ini melabuhkan hatinya? Apakah sudah nemuin pelabuhan hati yang tepat? Nah, bagi yang udah ato yang belum, yuk kita gali ilmunya dari Islam, kemana tempat labuhan hati yang terbaik… cie…

Sobat, A-eR mau ngulas s’dikit nih. Sobat tahu kan manusia dibekali potensi hidup oleh Allah yang salah satunya adalah naluri (gharizah). Naluri sendiri terbagi menjadi 3 yaitu gharizah nau’ (kasih sayang), gharizah baqa’ (eksistensi), gharizah tadayyun (naluri beragama). Naluri sangat dekat dengan yang namax hati (kalbu) Jadi gak salah klo tabiatnya naluri itu klo gak di penuhi efeknya  gelisah ato sebut aja galau. Contohnya nih naluri nau’ yg suka ngglibet di kalangan ababil, salah satu perwujudannya adalah kecintaan pada lawan jenis. Yang kerap ditemui biasanya di kalangan pemuda-pemudi yang lagi kasmaran. O_o  Saat ada cowok yang nembak cewek sambil bilang ‘simpan aku dihatimu ye? ’ Wuih, si cewek yang ketembak tadi n merasa selama ini diperhatiin n melihat berbagai kriteria menarik dari si cowok langsung klepek-klepek. Seolah si cowok tadi adalah tempat yang pas untuk melabuhkan hatinya. Then, atas nama couple, berlanjutlah mereka pada hubungan pacaran. Kalo dah gini trs berlanjut yang aneh2, Naudzubillah...

Padahal tau sendiri kalo di dalam pacaran itu banyak aktivitas yang mendekati zina. Padalah dalam Al Qur’an dah dijelasin untuk tidak mendekati zina, apalagi melakukannya. Namun lebih mirisnya ada yg mengatakan “pacaran islami” kok. Katax sih gak ada pegang2 tangan, klo keluar rame2 gk khalwat, cuma telpon2nan, chatting, SMS ngingetin tahajud, de el el. Lah, itu mah sama aja boong. Iya sih emang gk berduaan. Tapi kan hati n dunia serasa milik berdua (yg lain ngontrak ma kost kaleee… ckckc). Waduh.... itu mah namanya mencoba berlindung di balik fitrahnya hati u/ mencari pembenaran diri, padahal semua itu hanya mainan nafsu u/ memburu cinta yg semu, mereka gk sadar klo tlah tertipu. Perlu diinget, entah itu berlabel islami ato gk ttp aja nggak dibenerin aktivitas pacaran dalam Islam. Klo g2 carax bisa2 nti ada “mencuri islami”, “PSK islami” Astaghfirullah...  Trus gimana dong melabuhkan hati yang tepat biar gak salah, dijamin aman & menentramkan, bahkan bernilai ibadah!

Sobat Aer, jika kita melabuhkan hati pada seseorang or sesuatu, akan banyak waktu, pikiran atau hal lain yang tercurah pada orang/benda tersebut. Kalo udah gini, jadi penting tuk dipikirkan lagi kemana semua itu perginya. Kita hidup di dunia hanya sementara lho. Sementara kita sibuk memikirkan apa yang datang silih berganti dalam hidup, suatu saat kita akan bertemu dengan ajal kita dan kembali kepada Allah yang telah menciptakan. Untuk itu, saat hidup di dunia, karena kita adalah hambanya Allah n kita mengaku sebagai muslim’s generation, kita harus mau dong ikut aturan dalam Islam yang diberikan Allah. Termasuk urusan melabuhkan hati!

Semestinya nih kita menjadikan Allah dan Rasul-Nya sebagai tempat labuhan hati kita. Why? Karena Allah adalah sebaik-baik penjaga hati. Yakin deh, nggak akan bikin sakit hati, gelisah atau dikit dikit galau kalau kita melabuhkan n menitipkan hati kita pada Allah. Allah pun berfirman, “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.” ( QS. Ar Ra'd : 28 ) Buktikan sendiri, semakin kita dekat ama Allah dan menjadikan Allah sbg sandaran hidup dan labuhan dari hati kita, maka yang akan kita dapatkan adalah ketenangan dalam hidup serta kebahagiaan yang kan abadi.  Insya’Allah

Lalu, gimana kita mulai menjalani hidup ini dengan melabuhkan hati kita ama Allah? Yakni  menjalani kehidupan ini dengan bersandar pada aturan-aturan-Nya, termasuk dalam urusan hati. Allah swt berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al Isra’: 36). Selain itu, untuk menjadikan Allah sebagai labuhan hati kita, kita harus menjadikan kecintaan kita yang tertinggi adalah pada Allah dan Rasul-Nya, sebagaimana dalam firman Allah QS. At Taubah ayat 24.

Tuh dah clear kan sobat. Jika sobat udah tahu yuk kita potensikan naluri nau/ potensi cinta yang dikaruniakan Allah dengan berfastabiqul khoirot dalam melakukan amal-amal ketaatan kepada Allah seperti menuntut ilmu, menyibukkann diri dengan hal-hal yg positif yang bermuara untuk kemajuan peradaban Islam serta endingx untuk mencari ridha Allah.  Wallahu’alam bi showab. 


~Aer Edisi Februari 2013~
8:35 PM Posted by Ar rayyan 0

KEISTIMEWAAN MUKJIZAT RASULULLAH SAW.

Sobat Aer, kali ini kita bakal ngulas tentang mukjizat. Yup, seperti yang kita tahu, mukjizat itu suatu kelebihan yang diberikan Allah kepada para rasul-Nya. Tapi kita bakalan mbahas lebih banyak dari itu. Ikuti sampai habis ya…

Dapat dikatakan bahwa mukjizat adalah perkara yang di luar kebiasaan, yang dikaruniakan oleh Allah melalui para nabi dan rasul-Nya, untuk membuktikan kebenaran kenabian dan keabsahan risalahnya. Mukjizat merupakan kejadian/kelebihan di luar akal manusia yang tidak dimiliki oleh siapapun, karena mukjizat hanya dimilki oleh para rasul yang diberikan oleh Allah kepada para rasul-Nya. Sedangkan apabila ada seseorang yang memilki sesuatu yang luar biasa itu tidak bisa dikatakan sebagai mukjizat melainkan karomah.

Beberapa mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada rasul-Nya antara lain seperti mukjizat yang dimiliki Nabi Musa berupa tongkat yang dapat berubah menjadi ular sekaligus dapat membelah lautan. Ada juga Nabi Sulaiman yang dapat berkomunikasi dengan binatang. Beliau juga merupakan raja yang luar biasa yang sampai mencakup bangsa jin. Nabi Yunus juga mempunyai mukjizat yang luar biasa yaitu dapat tetap bertahan hidup walaupun berada di dalam perut ikan paus. Tidak bisa terbakar walaupun berada di dalam kobaran api merupakan mukjizat dari Nabi Ibrahim.

Sebagai Nabi terakhir yang menjadi penutup para Nabi, Nabi Muhammad saw mempunyai cukup banyak mukjizat yang diberikan oleh Allah untuk mendukung perjalanan kenabiannya. Kelebihan  itu bahkan sudah terlihat ketika sebelum rasul dilahirkan. Ketika ibunda rasulullah mengandung maupun melahirkan rasul, beliau tidak merasakan sakit apapun seperti yang dirasakan ibu-ibu pada umumnya. Pendeta Bahira menuturkan bahwa ia melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad. Muhammad saat itu berusia 12 tahun sedang beristirahat di wilayah Bushra dari perjalannya untuk berdagang bersama Abu Thalib ke Syiria. Pendeta Bahira menceritakan bahwa kedatangan Muhammad saat itu diiringi dengan gumpalan awan yang menutupinya dari cahaya matahari. Ia juga sempat berdialog dengan Muhammad dan menyaksikan adanya sebuah "stempel kenabian" (tanda kenabian) di kulit punggungnya.

Masih banyak lagi mukjizat yang dimiliki oleh Rasulullah, diantaranya dapat melihat dalam gelap, dapat membelah bulan menjadi 2 untuk membuktikan kenabiannya, peluh yang keluar dari tubuhnya berbau harum dan dapat menyembuhkan banyak macam penyakit. Namun diantara mikjizat-mukjizat tersebut, mukjizat yang terbesar adalah wahyu yang diberikan oleh Allah berupa Al-Qur’an. Al-Qur’an berisi tuntunan hidup bagi umat Islam agar tidak tersesat dalam menjalani hidup di dunia. Al-Qur’an itu bagaikan surat cinta dari Allah bagi umat-Nya yang dititipkan melalui Rasulullah. Wahyu dari Al-Qur’an turun secara bertahap sesuai dengan masalah yang sedang dihadapi oleh umat pada masanya. Namun bukan berarti Al-Qur’an tidak dapat menyelesaikan permasalahan pada zaman sekarang, karena Al-Qur’an berisi acuan-acuan yang dapat digunakan sampai kapanpun. Telah terukir pula dalam sejarah, dengan Al Qur’an tersebut, Rasulullah dapat mengubah kondisi umat dari yang rendah menuju pada kemuliaan, dari jahiliah menuju ketaatan. Luar biasa, ketika kebenaran dari Allah yang tertuang dalam Al Qur’an dijadikan acuan dalam hidup, akan mengangkat derajat manusia tidak hanya di dunia, terlebih di akhirat. Allah juga telah menjamin untuk menjaga kemurnian Al-Qur’an hingga akhir zaman. Firman Allah swt: “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr: 9). Hal-hal itulah yang membuat Al-Qur’an menjadi mukjizat Rasulullah yang paling istimewa.

Nah, dari sini sobat, terlihat sangat jelas kan bahwa Rasulullah merupakan teladan umat yang sangat layak untuk dicintai dan dijaga selalu ajaran-ajaran peninggalannya. Mencintai Allah dan Rasul-Nya dapat dilakukan dengan senantiasa melakukan ibadah wajib dan sunnah setiap saat. ‘Beribadahlah seakan-akan kamu akan mati esok hari’ merupakan kalimat yang wajib ditanamkan ke dalam diri kita masing-masing untuk menjadikan kita semakin bersungguh-sungguh dalam menyiapkan bekal untuk akhirat kita. Be believe my brothers n sister in Islam, bahwa Allah itu akan selalu ada untuk hamba-Nya, terutama yang senantiasa taat dan tunduk pada aturan-Nya, seperti Dia selalu ada untuk membantu para rasul-Nya dengan memberikan mukjizat-mukjizat yang membantu tugas kenabiannya.

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad : 7) Wallahu’alam bishshawab 


~Aer Edisi Februari 2013~
8:26 PM Posted by Ar rayyan 0

Aer Goes to School

    Semangat membara, semangatnya kaula muda! Bisa dibilang gitu. Nggak ketinggalan dengan sobat Aer yang lagi baca buletin ini kan? Meski rubrik ini ada di bagian akhir, sobat semua mesti tetap semangat duong ngebacanya…… !
Ngomongin soal semangatnya para pemuda nich, seperti itulah yang tampak dari sosok pelajar-pelajar SMK Al Furqan Jember. Bak membawa semangatnya para pejuang, usai pelajaran di sekolah, Sabtu-19 Januari 2013, mereka berduyun-duyun memasuki masjid sekolah yang terletak di sudut gerbang masuk sekolah. Eh, ada apa di rumah Allah siang itu? Kasih tau nggak ya…?
    Aha! Ternyata ada “Aer Goes to School” Sabtu itu, ceritanya Aer’s team kunjungan nih sobat, ke SMK Al Furqan Jember. Tepatnya sekitar Pkl. 10.00 – 11.30 WIB, kita ngadain acara bersama dg siswa di sana. Acara ini adalah salah satu bentuk kerja sama antara Aer dg pihak sekolah. Nah, dg adanya acar itu, alhamdulillah kita yg hadir dapat bekal yg sangat bermanfaat dari penyampaian materi oleh ustadz Herman Anas tentang Menuntut Ilmu.
Ngomong2, apa aja yang ditekankan dari penyampaian materi pada hari itu? Yaitu, pelurusan niat ketika menuntut ilmu. Kita beramal akan dinilai dari niatnya n benar tidaknya menurut tuntunan Rasulullah. Nah, supaya amalnya nggak sia-sia, meluruskan niat sejak awal itu penting. Selain kita punya arahan, juga jelas tujuannya kemana. Ilmu itu dijadikan bekal untuk mendukung kesempurnaan pelaksanaan kewajiban2 kita sbg hamba Allah. Pada kesempatan yg sama, ustadz Herman juga nyampaikan tentang hukum menuntut ilmu agama yg fardhu ain n menuntut ilmu dunia yang fardhu kifayah. Selain itu juga dikupas tentang keutamaan2 menuntut ilmu serta motivasi2 lainnya agar kita tetap semangat menuntut ilmu dunia dan akhirat untuk bekal kesuksesan dunia n akhirat. 

Dengan dimoderatori oleh akhi Dzul, acara berlanjut dengan diskusi2 dan sebelum acara ditutup, ada sesi “Mengenal Lebih Dekat Ar Rayyan” yang disampaikan oleh Pimred Aer, Aliyatul Hikmah. Lewat sesi ini, akhirnya temen2 jadi lebih tau Aer, kegiatan n program kerjanya apa aja, n planing2 kedepan sebagai tindak lanjut kerjasama Aer dengan pihak sekolah. 

Acara di SMK Al Furqan tsb insya’Allah berlanjut tiap Sabtu. Seperti di Sabtu, 26 Jan’13 pada jam yang sama, siang itu, kita punya acara yg terpisah antara ikhwan dan akhwatnya. Untuk ikhwan-nya sharing bersama antara siswa Al Furqan & krue ikhwan dari Aer, diantaranya ada ustadz Azis dan Rizal. Sementara untuk akhwatnya ngadain kajian muslimah yg ngebahas seputar motivasi utk muslimah serta tips2 sukses dunia-akhirat bersama ustadzah Aliyah dan Syifa’.

NM-NOBAR…
Yuk kita lanjutin teropong remasnya untuk yang di Masjid Nurul Muttaqin (NM)…! acaranya juga g’kalah serunya lho. Ahad, 13 Januari 2013 Pkl 16.00-17.30 WIB, premas NM ngadakan Nobar yang bertemakan “Pesan Orang Tua pada Anaknya” kemudian pesan singkat itu dibahas oleh ustadz Rizal Hamzah. Banyak hal yang bisa sobat Aer dapatkan disini, materi yang disampaikan bisa menambah kesadaran kita semua untuk selalu menjadi anak yang berbakti dan menjaga orang tua kita di hari tuanya kelak. Nah, bagi sobat Aer yang punya kesempatan, jangan pernah lupa tuk gabung bersama kita disetiap Ahad sore Pkl. 16.00 WIB ada acara KUIS (Kajian Umum Islam) di Masjid NM dijamin  g’ bakalan rugi lho…

~Aer Edisi Februari 2013~
8:20 PM Posted by Ar rayyan 0

Surat Pembaca (Edisi Februari 2013)

    Assalamu’alaikum wr. wb.
Aer menbuat aku tahu sesuatu sehingga sesuatu itu makin banyak aku tidak tahu.
Hmbz, bahas tentang aurat wanita, Alhamdulillah. Tapi tolong dong bahasin tentang aurat wanita di luar sholat. Apakah sama aurat wanita di waktu sholat dan diluar sholat?
Terimakasih.
    Wassalamualaikum wr. wb.
From: Muhammad Haris (TKJ. SMK Negeri 2 Jember)

    Wa’alaikum salam wr. wb.
Akhi Haris yang dirahmati Allah. Wah seneng Aer lihat ghirah temen2 yg punya kemuaan tuk lebih tahu tentang ilmu Islam. Hehe, betul tuh, semakin kita belajar, semakin kita sadar banyak hal yang kita tidak tahu. Seperti itulah ilmu Allah yang begitu luas seperti dijelaskan dalam firman Allah QS. Al Kahfi: 109 dan QS. Lukman: 27 (monggo dibuka sendiri Al Qur’an & terjemahannya)

Tentang aurat wanita, pas banget nich Aer udah siapin tulisan tentang Muslimah dan Jilbab yang syar’i, seperti di rubrik DIALOG TOKOH edisi kali ini. Untuk yang aurat wanita di waktu shalat, kira2 sama nggak ya dg yang diluar shoal, Insya’Allah akan dibahas di dialog tokoh edisi selanjutnya dengan penjelasan dari ustadz Fitrani. Tunggu yah!

Btw, terkait ilmu2 Islam, tetap berusaha cari tahu lagi ya, apa yang kita tidak tahu supaya kita ntar jadi orang yang tahu kalo kita tahu… ^^

Nah, Di Aer kan ada rubrik Dialog Tokoh, untuk sobat Aer semua yang masih punya uneg-uneg or pengetahuan yg samar-samar, or masih Ge-Je, bisa layangkan SMS kalian ke no. HP seperti yang dicantumkan di Aer tiap edisinya. Tinggal ketik, kirim deh, n dapetin jawabannya yg Insya’Allah akan membuka hati dan pikiran kita tuk menerima kebenaran dari Allah. Amiin… ^_

8:17 PM Posted by Ar rayyan 0

Salam Redaksi (Edisi Februari 2013)

Assalamu’alaikum wr. wb.

Alhamdulillah segala puji bagi Allah swt yang Maha Cinta & Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya. Sholawat serta salam moga tercurah kepada Nabi Muhammad saw, kekasih Allah yang jadi panutan mukmin sepanjang zaman.
Sambil ngebawain SEMANGKA nih, eh? Semangat karena Allah, Aer hadir kembali… Saudaraku, tau nggak kalo many people say cinta itu perlu dibuktikan lho. N banyak pula yg gatakan Februari itu bulan pembuktian rasa cinta. Oya? Cinta yang mana nich…? Ehm…  

Bukan tentang cinta di Valentine’s Day. Nggak lah, sobat muslim semua tentunya nggak lagi tergoda tentang cinta2 an di tgl 14 Feb, yang nggak ada dasarnya dalam Islam. Once time ago Aer kan pernah ngusung tema tentang Valentine Day. So, di bulan ini Aer ngebawain hal lain yg beda, dengan tetap bermuara pada 5 kata itu, C-I-N-T-A… 

Pengen tau apasih cinta? CINTA ITU, bla… bla… bla… ada di Fikrul Islam 

KALO CINTA… kita kan m’labuhkan hati pada apa or siapa yg kita cintai khan…? Btw, kemana kita kan labuhkan our HEARTS? Jangan salah berlabuh yah… ntar hatinya bisa remuk loh n bisa sakit hati kalo salah tempat…  kalo gitu yuk tambatkan dulu  diri kita ke Oase Iman. 

KALO CINTA… tentunya kita juga kan berusaha nyenengin yg kita cintai. Seperti ketika kita cinta Allah, apapun perintah-Nya akan berusaha kita jalanin. Salah satu perintahnya adalah untuk berjilbab yang syar’i bagi muslimah. Nah, Dialog Tokoh kali ini ada kupasan detail seputar jilbab bersama ustadz Fitrani.

KALO CINTA… biasanya kita ingin tau apa aja tentang siapa yg kita cintai. Oleh karenanya, kalo ngaku cinta Rasulullah, yuk kita kenali lebih dekat beliau, salah satunya lewat keistimewaan mukjizat Rasulullah. Kali ini ada di Dunia Islam.

Ditutup dengan rasa cinta karena Allah, Teropong Remas kali ini ngeliput gimana sih kegiatan “Aer Goes to School” n kegiatan2 lainnya di Masjid Nurul Muttaqin. 

Nggaaak akan abis-abis dech kalo ngomin cinta… so, langsung aja terima nih tanda cinta Aer lewat buletin yang mungil ini.
Wassalamu’alaikum wr. wb.


8:11 PM Posted by Ar rayyan 0
There was an error in this gadget
Powered by Blogger.